S1/E3 : Olahraga dan jurnal
gartawara entertainment
Cerita di awali dengan dengan Zect yang terbangun di pagi buta seperti biasanya untuk bersiap-siap memasak nasi dan sarapan rumah.
Dalam keadaan setiap ruangan masih gelap, kemudian Zect ingin menyalakan lampu parafin namun karena keadaan yang sulit untuk menemukannya, akhirnya Zect terpaksa menggunakan lilin.
Di saat itu juga terlihat Puppet tertidur di bawah sofa, mungkin karena ia terlalu letih akibat mempelajari semua benda yang ditemukan di dalam ransel sebelumnya.
Zect kemudian membangunkan Puppet yang masih setengah sadar untuk tidur selayaknya di atas sofa.
Namun Puppet tetap mengatakan jika ia akan terus lanjut mengkaji, sembari duduk dan mulai meneliti kembali beberapa barang.
Zect kemudian memberitahu bahwa Puppet tidak perlu merasa tidak nyaman selama disini, jadi ia tidak perlu tergesa-gesa dalam memahami tentang mengapa puppet bisa terlempar dari dunianya ke dunianya Zect.
Zect menaruh lilin di atas meja, dan Puppet memberitahu bagaimana jika ada sesuatu yang menunggunya disana? Bagaimana jika sesuatu tersebut mengkhawatirkan Puppet? Bagaimana jika Puppet memiliki Orang-orang terdekat disana yang mengkhawatirkan keberadaannya?
Zect kembali menenangkan Puppet dengan memberitahu bahwa Mungkin saja Orang tua puppet akan baik-baik saja, mengingat Puppet kehilangan beberapa ingatanya, tak ada salahnya bagi puppet untuk kembali berusaha secara bertahap.
Zect yakin, Puppet akan kembali ke dunianya.
Puppet berterima kasih atas perhatian Zect, dan akan kembali bangkit menjaga dirinya dan harapannya untuk bersiap di dunianya puppet nantinya.
Zect mendukung upaya puppet dan menyarankan puppet untuk kembali beristirahat, Puppet kemudian mengiyakan saran dari Zect dan kembali tidur dengan pulas.
Zect kemudian pamit kembali ke dapur, sembari membawa lilin barusan yang untungnya tidak jadi di nyalakan, agar hemat energi, ucap Zect.
Dari waktu yang gelap gulita Perlahan-lahan berubah menuju pagi yang cerah, Zect kemudian menyajikan nasi hangat seperti biasanya di dapur.
Aloca kemudian menghampiri Zect untuk meminta sarapan seperti biasanya, Zect dengan keluh kesah akhirnya menahan ego nya dan membagikan piring kepada Aloca, menyuruhnya untuk mengambil nasi serta lauk di atas meja.
Lalu muncul Paman Evelyn yang terlihat buru-buru, akhirnya Zect memberikan nasi goreng yang telah dipadatkan seperti biasanya, serta memberikan nama sebagai Nasgopad (Nasi Goreng yang Dipadatkan), akhirnya Paman evelyn pamit berangkat kerja dan memberikan reaksi A+ kepada idenya Zect.
Zect terkesima dengan perhatian pamannya, Aloca mengabaikan tindakan kakak dan pamannya tersebut dan perhatiannya teralihkan kepada Puppet yang masih tidur.
Ketika Paman evelyn keluar dari rumah, Puppet tersentak bangun dari tidurnya dan terjatuh ke lantai, Aloca merespon dengan segera membantu puppet.
Aloca membantu Puppet kembali ke sofa dan memastikan bahwa Puppet baik-baik saja. Puppet masih terlihat sedikit terganggu setelah terjatuh, tetapi Aloca membantu menenangkannya.
"Apa kamu baik-baik saja, Puppet?" Aloca bertanya dengan khawatir.
Puppet mengangguk pelan, "Ya, aku baik-baik saja. Terima kasih, Aloca."
Aloca tersenyum, "Tidak apa-apa, Puppet. Kamu masih terlihat sedikit lelah. Mungkin kamu perlu sarapan untuk mengembalikan energi kamu."
Puppet mengangguk, "Ya, mungkin kamu benar."
Zect yang masih di dapur memperhatikan percakapan antara Aloca dan Puppet, "Aku akan menyiapkan sarapan untuk Puppet juga."
Aloca membantu Puppet duduk di sofa dan Zect membawa sarapan untuk Puppet. Puppet tersenyum ketika melihat sarapan yang disiapkan Zect, "Terima kasih, Zect."
Melihat perhatiannya teralihkan oleh Zect, Aloca berkata "Mungkin lebih baiknya Puppet tidur terlebih dahulu"
Puppet menyetujui saran dari Aloca sehingga Aloca mengarahkannya ke dalam kamar agar Puppet tidak terganggu ketika istirahat.
Puppet kemudian masuk kedalam kamar dan langsung tertidur lelap, setelah beberapa saat Zect mulai menyinggung kembali tentang aksinya kepada puppet untuk melanjutkan tidur.
Aloca yang merasa direndahkan membalas dengan berkata "memangnya kenapa? Kau ini seperti terlalu memperhatikan puppet"
Zect membalas "apa apaan yang kau katakan ini, jelas-jelas Puppet itu adalah tamu kita, dia butuh bantuan, lagi pula puppet sudah tidur sejak tadi pagi"
Zect menambah fakta dengan berkata "Puppet memang sebaiknya sarapan setelahnya, namun karena mu ia malah kembali tidur, bagaimana jika nanti ketika bangun, Puppet bisa kelaparan?, dengar, ini tanggung jawab kita"
Aloca yang hampir putus asa membalas "oh, oke, kupikir ini hanya karena kamu tidak memiliki teman sekalipun, baiklah begini saja, kita akan membuat pertandingan olahraga setelah ini dihalaman rumah"
"Aku sudah memperkirakan Puppet tetap aman di depan sana, Puppet akan menjadi Wasit dan siapapun yang memenangkan pertandingan bisa bersama dengan Puppet, atau akan dipermalukan selama sehari penuh, Terima tantangannya?" Ujar Aloca.
Zect menerima tantangan tersebut, namun mereka berdua harus menunggu Puppet bangun terlebih dahulu.
setelah beberapa menit Puppet terbangun dari tempat tidurnya dan langsung di kagetkan oleh Zect dan Aloca yang memaksa puppet untuk menjadi Wasit dalam pertandingan mereka.
Puppet yang masih bingung menanyakan apa itu Wasit?
Mereka kemudian berpindah ke halaman rumah, Puppet bertanya-tanya tentang permainan apa yang akan mereka mainkan?
Zect mengecoh "Oh bukan, ini bukan permainan, tetapi pertandingan" Sembari mengajukan wajah kesal ke Aloca"
Setelah Puppet mengetahui bagaimana cara permainan ini bekerja mereka semua mulai bersiap di posisinya masing-masing.
Permainan ini ialah bulutangkis, dimana jika koq di tebas hingga jatuh tepat di atas area lawan maka ia akan menang dan mendapatkan 1 poin.
Puppet mulai naik ke atas tangga untuk mengamati mereka.
Setelah penentuan lewat suit, Zect menang dan ia mulai terlebih dahulu.
Zect awalnya kesulitan hingga secara tidak sengaja memberikan point kepada Aloca, sebaliknya Aloca terlihat lihai namun tidak terlalu fokus pada tempatnya, sehingga ia terkadang berada di luar garis lapangan.
Kini point antar ke-dua pemain adalah Zect 4 : 6 Aloca, dan babak tersisa 3.
pertama-tama Zect menarik nafas untuk menenangkan dirinya, dengan percaya diri ia mengayunkan raket dan secara mengejutkan berhasil menempuh selisih point 6 : 6 dengan aloca.
Dengan keadaan mendesak, Zect menepis servisnya untuk babak terakhir, Aloca juga menangkis serangan.
Situasi semakin genting karena mulai banyak angin dan capung yang berterbangan di atas halaman.
Zect berhasil membarikade serangan Aloca secara cepat dan koq mulai jatuh perlahan ke bagian Aloca, membuat aloca langsung memojokkan raketnya ke bawah tanah.
Untungnya Koq tersebut berhasil di tepis lewat raket Aloca, namun terlalu tinggi sehingga membutuhkan waktu untuk dapat di gapai.
Setelahnya Aloca mulai ancang-ancang untuk menepis servis akhirnya ke area Zect dengan penuh harapan.
Belum sempat dilihat tiba-tiba terdengar suara seseorang dari kejauhan, karena hal itu Zect cepat-cepat menyuruh Puppet untuk kembali masuk ke dalam rumah.
Di sisi lain Aloca berhasil mengalihkan serangan tepat ke areanya Zect yang membuktikan jika ia memenangkan tantangan ini.
Lalu mendengar seseorang memanggil nama Zect, ternyata itu Tetangga di sekitar rumah yang kebetulan hendak ingin memberikan pesan tertulis, karena yang sering dirumah ialah Zect maka terkadang yang di panggil selalu Zect.
Setelahnya orang tersebut pamit pergi untuk mengantar pesan yang sama ke orang lain, dan Aloca baru menyadari jika Zect dan puppet pergi bersembunyi.
Aloca kemudian teriak memanggil mereka berdua, dan tak lama kemudian puppet dan Zect kembali ke depan halaman.
Aloca kemudian menggertak jika ia berhasil memenangkan pertandingan ini!
Namun Zect mengatakan jika ia tidak melihat dan menyimpulkan bahwa pertandingan belum selesai, lagi pula
Aloca tentu tak mau karena itu adalah aturan dari permainan itu sendiri.
Zect mengatakan jika tidak ada bukti maka tidak ada kesimpulan, mendengar hal itu Aloca tentu marah dan pergi meninggalkan mereka berdua.
Begitu ya, baiklah aku akan pergi menjauh dan tidak akan mendengar apapun seharian ini, ucap Aloca dengan kesal, sembari perlahan-lahan hilang menjauh di balik pepohonan.
Zect yang telah menyaksikan, awalnya cemas, namun Puppet mencairkan suasana dengan mengalihkan pembicaraan mengenai olahraga manusia lainnya.
Zect menjawab jika masih ada beberapa permainan olahraga yang menarik untuk di jelajahi, namun karena beberapa alat yang bersangkutan tidak di miliki alhasil mereka bermain bulu tangkis saja.
Zect mulai menerangkan satu demi satu sehingga perlahan-lahan Puppet mulai paham, hingga puncaknya ia berhasil untuk mencetak skor pertamanya.
Setelahnya mereka beristirahat di teras, Zect membawa segelas air, ketika Puppet meneguk segelas air, Zect langsung menaruh tas ransel Puppet di hadapannya.
Dengan ragu Zect menyatakan jika ia penasaran apa yang sudah Puppet dapatkan dari Ransel misterius miliknya tersebut.
Puppet kemudian mengambil salah satu buku catatan di dalam ranselnya, membukanya dan mulai menjelaskan apa yang Sudah Puppet pelajari dari buku catatannya tersebut.
Puppet mengatakan melalui catatan yang tidak diingatnya, jika ia mulai menulis di buku ini sebelum ulang tahunnya yang ke-14.
Dihalaman selanjutnya ada beberapa diary mengenai dirinya, seperti anak perempuan pada umumnya Puppet bersama teman-temannya pergi ke dalam hutan, ini membuktikan jika di tempat asalnya mungkin terlihat seperti bumi.
Puppet dan teman-temannya menemukan sebuah tempat terbengkalai, dinding baru bata yang mulai retak dan berlumut, serta banyak benang jaring.
Hal ini di perkuat dengan adanya foto fisik mengenai tempat tersebut, meskipun tidak menampilkan Puppet dan orang-orang disana dan terlihat rusak.
Selanjutnya banyak coret coretan yang mengaitkan sebuah rumus matematika, Puppet sekarang tentu tidak mengetahui maksud dari tulisannya sendiri.
Dan salah satu yang paling mencolok ialah mengenai pola lingkaran yang dibuatnya, seolah-olah Puppet masa lalu mencatat apa yang ia temui di tempat tersebut.
Selanjutnya ada beberapa isi dokumentasi mengenai alur perjalanannya Puppet ke tempat tersebut.
Deskripsi 1 :
"Aku bersama yang lain mulai memasuki tempat dingin ini dan wah, mereka takut namun aku tentu tidak, perasaan yang campur aduk"
Deskripsi 2 :
"Aku menemukan sesuatu, awalnya gelap tetapi salah satu dari kami membawa obor, di dinding terukir sebuah simbol simbol tidak terduga, ada segitiga, huruf X, dan kubus (kubus terlihat seperti hancur)"
Deskripsi 3 :
"Ini mengejutkan! Setelah melihat lebih baik ternyata di atas ketiga pola itu terdapat pola lain, pola tersebut berbentuk lingkaran berwarna pink, namun anehnya ada 3 lingkaran kecil di dalamnya, seperti 3 roda"
Deskripsi 4 dan 7 tidak terlihat karena kertas pada bagian tersebut robek dan hilang
Deskripsi 5 dan 6 :
"Ini terasa canggung dan memalukan, namun untungnya ada lampu sorot dari luar puing-puing yang kemudian menemukan kami, itu berada dari pasukan investigasi raja Etnic, mereka mungkin sedang berpatroli dan menemukan kami, syukurlah"
"Karena kala itu aku pergi tanpa izin, aku pulang, aku kesal atas sikap kedua orang tuaku, padahal aku hanya kelaur sebentar, ya mungkin sedikit berbohong dan ketahuan, tapi ahkk, kenapa aku harus di rumah selama 2 hari berikutnya? Ini tidak adil, padahal besok teman-temanku sepakat untuk kembali ke tempat itu di siang hari"
Deskripsi 8 :
Aku putuskan untuk beberapa kondisi, ya ini unik, aku diam-diam keluar rumah secara diam-diam ketika salah satu teman ku memberitahu jika mereka akan mengadakan pesta makan-makan.
Selebihnya, Puppet menutup jurnal dan merasa jika sebaiknya ini dilanjutkan nanti saja dan meminta Zect untuk tidak terlalu memikirkanya.
Zect tentu menyetujui hal tersebut, karena sudah mulai siang hari mereka lanjut berbincang-bincang mengenai olahraga bumi.
-------------------------------
Chapter 3 tamat
Dukung kami kembali agar kami bisa selalu mengupload konten-konten menarik di sini melalui :
💵 Dukungan Finansial 💵
https://saweria.co/GARTAWARA
🔍 Link tree 🔎
https://linktr.ee/gvochanel
Komentar
Posting Komentar