ZBS 3 : Seven Scion


gartawara entertainment 2026



Info penting : meskipun secara judul ini spin-off ke-3 dari novel ZBS1 (2023) & ZBS2 (2024), secara naratif ini merupakan perombakan cerita baru.

ZBS3/GARTAWARAVERSE/2026/ZBS/TIMELINE/3/2022/S/BC

Setelah insiden di museum 7 tahun yang lalu, Sasha Shafira kini berusia 19 tahun dan telah lulus dari SMA nya sebagai murid dengan rata-rata nilai tidak maksimal. Sasha kembali ke rumah kos-kosanya, dikarenakan ia bersekolah cukup jauh. 

Sesampainya di rumah, Sasha mengeluarkan kunci dari sakunya yang ia gunakan untuk membuka pintu. Tampilannya sederhana, sebuah ruangan putih kecil minimalis dengan 1 lampu penerang, Di sisi belakang terdapat satu ruangan terpisah untuk tempat mandi dan dapurnya, sedangkan di sisi belakangnya lagi adalah ruangan layaknya teras belakang yang memungkinkan Sasha untuk menjemur pakaian atau melihat sinar matahari.

Sebuah matras kecil yang tersandar didinding, sekumpulan buku tulis maupun cetak, kabel listrik, kalender dinding dan beberapa aksesoris lain yang selayaknya cukup untuk memenuhi aktivitas.

Sasha menyangga tas punggungnya di gantungan, menata sepatunya di samping pintu dan bergegas untuk mengganti pakaiannya. Setelah itu semua Sasha sedikit bingung harus melakukan hal apa sehingga ia pergi ke belakang untuk melihat jemurannya, beruntung setiap pakaian disana sudah kering dan siap diambil, akan tetapi Sasha merasa malas dan mengabaikanya.

Namun Sasha beralih ke dapur dan berniat memasak makan malam, Ia mengeluarkan sebuah toples berisikan ikan yang sudah siap digoreng. Sasha lalu memanaskan minyak sejenak, menakar cabai untuk kemudian digiling menjadi sambal.

Singkatnya 2 potongan ikan (bagian ekor dan perut) sudah matang sempurna, Sasha mengangkat dan mentiriskan minyaknya sembari mengambil sebuah piring. Sasha mengambil nasi sebanyak 2 centong nasi dan mengambil air minum dari dalam kulkasnya.

Masing-masing diletakkan bersama dilantai, kemudian Sasha makan masakannya sendiri selagi hangat. Beberapa menit setelahnya muncul telepon dari Handphone, melihat itu Sasha bergegas mencuci tangan dan mengangkat teleponnya.

Dari balik telpon ternyata adalah ibu kos, dengan sigap Sasha menjawab teleponya dan mulai saling berbicara, "Halo, ada sesuatu yang ingin diberitahu?" Ucap Sasha sembari mendekatkan handphone kesalah satu telinganya.

Ibu kos itu menjawab, "Iya sasha, cuma tanya-tanya saja, kamu barusan pulang dari sekolah mu kan?". Sasha menjawab balik, " Ia buk, barusan saya pulang dan sekarang sudah ada di kamar kos saya sendiri, kalau boleh tau ada perlu apa ya buk?" Tanya Sasha dengan ragu.

Ibu kos mengulik, "Ia, ibuk hanya ingin mengingatkan permintaanmu kemarin pagi, soal pamit pergi setelah lulus sekolah. Kamu waktu itu ngomongnya tergesa-gesa dan langsung menyetujui kontrak sisa 1 hari saja, untuk hemat uang katamu. Ngomongin itu, membuat ibu merasa cemas, apakah kamu yakin soal itu? Kos-kosan disini murah lo dan jangan cemaskan soal biaya jika memang tidak kuat"

Sasha menerangkan "Oh tentang itu, ee... sebenarnya Sasha sudah menentukan kalau malam ini dijemput oleh salah seorang kerabatnya, jadi daripada menunjang biaya lebih Sasha buru-buru bernegosiasi sebelumnya dengan ibuk. Maaf ya kalau tiba-tiba, karena memang waktunya sedang padat saat itu dan terimakasih sudah mengingatkan ya"

"Iya sama-sama dan juga kalaupun ada kendala kau bisa menghubungi ibuk kembali jika ada kabar terbaru" Setelahnya terdengat suara orang lain "Tumbas!!" yang menandakan ada pembeli, dikarenakan Ibukos juga memiliki bisnis warung sayur-sayuran. Ibu kos mengatakan dibalik telepon "iya... Sebentar, Shafira, ibuk akhiri dulu ya, ada orang beli". Panggilan kemudian ditutup.

Sasha menaruh Handphonenya sembari bertanya-tanya dalam hati " ngapain ibukos nyebut nama panjang ku, aneh aneh saja" Sambil tertawa kecil. Sasha lalu lanjut mencuci piring dan kemudian menyapu lantai, yang sebelumnya kasar karena debu kini lebih bersih dan nyaman untuk di pijaki.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

S1/E4 : Bidang cahaya

S1/E1 : Tempat tinggal baru