S1/E1 : Debu dan Tarikan
Pada suatu ketika Di sebuah hamparan berkilau, mulai terbentuklah sebuah wujud gas dan debu yang bersinar, sinar tersebut perlahan menutupi bintik-bintik jauh yang pada akhirnya hanya menampilkan awan gas raksasa yang datang entah dari mana.
Bukan dari muncul tiba-tiba, namun ia datang dari entah berantah, dan kemungkinan sudah berusia tua.
Gas dan debu tersebut ternyata hidup, beralih di dimensi sebaliknya yaitu Alam Kosmos, ada seseorang yang sedang merasa cemas dan secara tiba-tiba mulai meluruh menjadi abu bersinar, ia adalah Nebula solar.
Di saat-saat itu ia akhirnya mengucapkan selamat tinggal pada kedua inti bersinar yang masih lemah.
Dalam upaya terakhir, Nebula solar memberikan sebagian tenaganya untuk membekali inti bersinar tersebut, Dan secara ajaib membuatnya berputar.
Nebula solar kemudian mengucapkan kalimat terakhirnya pada inti bersinar, dengan mengatakan menamai mereka sebagai Sisemen Dan Solar.
Nebula solar pun lenyap, dengan hanya menyisakan suara berdesir dari kedua cakram agresi Proto bintang.
Namun akibat titik gravitasi yang dominan pada Solar, membuat Massa Solar akhirnya lebih banyak, dengan hal itu Sisemen muda akhirnya utuh dan hidup.
Namun saat Sisemen membuka mata ia mendapati dirinya berputar sangat cepat di sekitar Solar, melihat hal itu Sisemen mempelajari dan mengambil beberapa bebatuan yang tersisa, berupaya membangunkan Solar yang sudah sangat besar.
Upaya yang tidak berhasil, akhirnya Sisemen menarik perhatiannya kembali dengan menyedot beberapa gas yang menghampiri Solar.
Namun akibatnya, tarikan gravitasi milik Solar semakin kuat dan membuatnya semakin besar.
Sampai akhirnya Solar membuka matanya untuk pertama kali, dan yang pertama ia saksikan adalah hamparan kosong, namun tak berselang lama juga ia menyadari disekitarnya ada banyak benda langit lain.
Sampai ia juga menyadari ada bintang katai kecil yang mengitarinya dengan sangat cepat.
Menyadari hal itu Sisemen pun memberitahu siapa dirinya kepada Solar, dan memintanya untuk menghentikan orbitnya yang sangat cepat ini.
Solar pun mulai menghentikannya, namun ia menyadari jika beberapa benda langit yang ada disekitarnya juga perlahan akan mendekati, dan salah satunya hancur sebelum sempat membuka mata mereka.
Melihat hal itu Solar perlu memutuskan kedua pilihan.
Pilhan Pertama adalah memperlambat orbit Sisemen namun Benda langit disekitarnya akan lenyap dan menyisakan mereka berdua.
Pilihan Ke-Dua adalah melemparkan Sisemen sangat jauh untuk menunggal kan gravitasi agar Benda langit disekitarnya memiliki kesempatan.
Dari pilihan itu Solar memberitahukan kepada Sisemen untuk ia selalu mengingatnya dari kejauhan.
Sisemen yang tidak setuju menolak dan memberitahu jika itu bukanlah yang ia inginkan.
Namun Solar menyangkal jika hal ini akan berakibat pada yang lain, jika mengharuskan satu maka akan menerima ribuan.
Solar pun akhirnya melepaskan Sisemen dengan rasa penyesalan, Sisemen pun terlempar jauh ke ujung cakram, dan menghilang didalam kegelapan.
Dalam rasa bersalah, Solar akhirnya mengubah namanya menjadi Sun/Matahari, dan keberadaannya saat ini menjadikannya harus mengurus tempat baru ini.
Matahari pun mulai merancang beberapa nama untuk planet-planet baru yang akan segera lahir dalam waktu dekat disekitarnya.
Di balik itu semua Matahari memberikan pesannya ke kekosongan dengan mengatakan bahwa ia akan menjaga tempat ini sebagai bukti bahwa pilihannya barusan adalah yang terbaik untuk semuanya.
Dan untuk saat ini, semuanya senyap dan matahari pun menerimanya..
Chapter 1 tamat
Dukung kami kembali agar kami bisa selalu mengupload konten-konten menarik di sini melalui :
💵 Dukungan Finansial 💵
https://saweria.co/GARTAWARA
🔍 Link tree 🔎
https://linktr.ee/gvochanel
______________________________________________
Informasi!
1.Matahari terbentuk oleh debu dan gas di masa lalu oleh Nebula yang di namakan Nebula surya.
2.Bintang nemesis adalah Hipotesis mengenai Adanya Katai merah yang gagal di tata surya muda, yang awalannya berkemungkinan menjadi Bintang pendamping ke dua.
3.Nebula Surya adalah Hipotesis yang belum diketahui berasal dari siklus Supernova dahulu kala atau tidak.
Komentar
Posting Komentar